Friday, June 26, 2015

adobe

Acrobat Reader

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Acrobat Reader adalah salah satu perangkat lunak dari keluarga Adobe Acrobat yang dikembangkan oleh Adobe Systems. Acrobat Reader sekarang bernama Adobe Reader. Pengguna Acrobat Reader dapat membaca, memberi notasi, mencari, verifikasi, menandai secara digital dan mencetak data dengan format Portable Document Format atau PDF.[1] Acrobat Reader didesain dengan layout menyerupai kertas konvensional. Adobe Reader telah hadir lebih dari satu dekade dan merupakan aplikasi pembaca data PDF pertama sehingga mudah digunakan. Adobe Reader adalah aplikasi pembaca data PDF yang dapat membuka dan dan dikooperasikan dengan semua data PDF.
Tampilan ikon dokumen dengan format PDF di Acrobat Reader

Sejarah

Acrobat pertama kali diluncurkan 15 Juni 1993 untuk Macintosh dengan nama Acrobat 1.0. Lalu menyusul aplikasi untuk DOS dan Windows 3.1. Aplikasi ini tidak tersedia dalam satuan dan tidak gratis, untuk Acrobat Reader harganya 50 dollar per pengguna.[2] Setelah itu, IRS membeli hak untuk mendistribusikan Reader 1.0 sehingga tampak seperti aplikasi yang gratis. Acrobat Reader 1.0 mendukung data PDF versi 1.0. Pada tahun yang sama PDF juga diluncurkan ke publik. Ketika PDF mulai diakui karena keamanan dan kedinamisannya, penggunaannya mulai meluas. Ini membuat semakin banyaknya kompetitor Adobe Acrobat yang hadir, seperti GhostScript, Foxit, Nitro PDF dan Nuance Communications yang menyediakan program yang dapat membuat data PDF baik gratis maupun berbayar.

ultraiso

UltraISO

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
UltraISO
Tampilan UltraISO versi 9.3.6.2750 yang dijalankan pada Windows 7
Pengembang EZB System, Inc.
Rilis stabil 9.3.6.2750 (8 Februari 2010; 5 tahun yang lalu)
Sistem operasi Microsoft Windows
Jenis Virtual drive, Image tools
Lisensi Commercial proprietary
Situs web resmi www.ezbsystems.com
UltraISO adalah sebuah perangkat lunak buatan EZB Systems, Inc. yang dapat membuat salinan data CD dan DVD persis seperti aslinya (image) serta mampu menangani 46 jenis format salinan data yang berbeda. Program ini juga dapat melakukan berbagai macam konversi berkas, misalnya mengubah lagu berformat CDDA menjadi MP3.
Salah satu keunikan program ini adalah dapat mengubah informasi metadata sebuah media salinan (image) ataupun berkas (file) yang ada, baik sebagian maupun secara keseluruhan. Selain itu juga mendukung antarmuka 41 bahasa nasional berbagai negara di dunia yang sayangnya belum termasuk Bahasa Indonesia.

Perbaikan fitur dan menu utama

EZB Systems, Inc. telah merilis varian terbaru UltraISO, yaitu versi 9.3.6.2750 pada tanggal 8 Februari 2010 dengan perbaikan sebagai berikut:
  • Penyempurnaan pembuatan salinan Live CD untuk menjalankan Ubuntu versi 9.10 dengan menggunakan media USB flashdisk.
  • Dapat membuat bootable system pada harddisk eksternal yang memiliki lebih dari 1 partisi.
  • Dapat menangani informasi CD TEXT pada salinan berformat C2D.
  • Tampilan yang menunjukkan sisa waktu pada saat membakar data pada CD atau DVD.
  • Telah mendukung media dengan kapasitas penyimpanan hingga 25 GB (Blue Ray atau HD DVD media dengan layer tunggal) dan 50 GB (Blue Ray atau HD DVD media dengan layer ganda).
  • Dapat mendeteksi dan menggunakan virtual CD atau DVD yang dibuat oleh program Daemon versi 4.35 dan Alcohol 120% versi 2.00.
  • Perbaikan mounting multiple ISOs menjadi virtual drive dengan menggunakan modul isocmd.exe.
Menu utama pada program ini terdiri atas:
  • File
  • Actions
  • Bootable
  • Tools
  • Options
  • Help

Pengikut

Powered by Blogger.